Langsung ke konten utama

Mr. Nanang, Penjual Cincau yang Jago 4 Bahasa



"I learn everything." Begitu kata Mr. Nanang, salah seorang penjual es cincau kelapa muda di Jl. Padjajaran Kota Bogor.

Mr. Nanang bukan penjual es cincau biasa. Sudah jadi rahasia umum kalau kemampuannya berbahasa Inggris, Spanyol, Belanda dan Jerman berhasil menarik perhatian banyak orang termasuk saya. Meskipun ia ada masalah dengan pengucapan sehingga kadang perkataan bahasa asingnya agak sulit dimengerti, binar matanya tetap terpancar dan kepercayaan dirinya patut jadi juara.

"I learn from books." katanya saat ditanya dari mana ia belajar semua bahasa itu. Kemampuannya berbahasa asing juga terlatih dari pengalamannya selama 14 tahun menjadi tour guide berkeliling Indonesia.

Ia juga menjelaskan kekagumannya pada seorang Kahlil Ghibran dan mahakaryanya yg berjudul 'Sayap-sayap Patah'. "I am regeneration of Kahlil Ghibran, trust it!", Candanya.

Selain berjualan cincau, Mr. Nanang juga menjadi guru di sebuah SMP dan SMK di Kota Bogor. Ia mengajar Matematika, Fisika dan Seni Budaya. Senin-jumat ia habiskan untuk mengajar di sekolah, dan sabtu-minggu ia gunakan untuk berjualan cincau di Jl. Padjajaran mulai jam 10 pagi hingga jam 4 sore.

"Kenapa sudah jadi guru masih mau jualan cincau?"

"Karena bapak ingin berteman, ingin ngobrol, ingin sharing pengetahuan dengan banyak orang (semua pelanggannya). Terkenal bukan hal utama buat bapak. Bisa berbagi pengetahuan itu yang penting. Kita ini makhluk sosial, tanpa orang kita bukan apa-apa."

Baginya, belajar dan punya cita-cita bukan cuma urusan orang-orang muda. Di umur yang hampir senja, impiannya untuk menjadi seorang guru di Belanda masih dipegangnya erat-erat, berharap peluang itu bisa diraihnya suatu saat nanti.

"Saya suka sejarah. Seperti kata Soekarno: 'gantungkan cita-citamu setinggi langit, dan rendahkan hatimu serendah bumi'." Pungkasnya.

Komentar

  1. ArenaDomino Partner Terbaik Untuk Permainan Kartu Anda!
    Halo Bos! Selamat Datang di ( arenakartu.org )
    Arenadomino Situs Judi online terpercaya | Dominoqq | Poker online
    Daftar Arenadomino, Link Alternatif Arenadomino Agen Poker dan Domino Judi Online Terpercaya Di Asia
    Daftar Dan Mainkan Sekarang Juga 1 ID Untuk Semua Game
    ArenaDomino Merupakan Salah Satu Situs Terbesar Yang Menyediakan 9 Permainan Judi Online Seperti Domino Online Poker Indonesia,AduQQ & Masih Banyak Lain nya,Disini Anda Akan Nyaman Bermain :)

    Game Terbaru : Perang Baccarat !!!

    Promo :
    - Bonus Rollingan 0,5%, Setiap Senin
    - Bonus Referral 20% (10%+10%), Seumur Hidup


    Wa :+855964967353
    Line : arena_01
    WeChat : arenadomino
    Yahoo! : arenadomino

    Situs Login : arenakartu.org

    Kini Hadir Deposit via Pulsa Telkomsel / XL ( Online 24 Jam )
    Min. DEPO & WD Rp 20.000,-

    INFO PENTING !!!
    Untuk Kenyamanan Deposit, SANGAT DISARANKAN Untuk Melihat Kembali Rekening Kami Yang Aktif Sebelum Melakukan DEPOSIT di Menu SETOR DANA.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jaling, Lalapan Super dari Lampung

Kenalkan. Ini adalah Jaling. Lalapan yang katanya masih satu geng dengan jengkol dan Pete. Aku menemukan ini pertama kali di Lampung ketika diajak makan bersama oleh Kantor di sebuah rumah makan dan kedua kalinya ketika makan bersama dengan kader Posyandu. Katanya, ini adalah lalapan khas Lampung. Aku dari kecil tidak dibiasakan orang tua makan Pete dan jengkol entah kenapa, sehingga sampai sekarang aku jadi nggak suka rasanya. Teman-teman suka meledek, "Sunda macam apa kamu nggak suka makan Pete jengkol." Hahaha oke-oke emang agak nggak sesuai sama orang Sunda kebanyakan ya. Jadi nggak heran kalau aku juga nggak suka dengan Jaling ini. Waktu itu diminta nyoba oleh Kader, kuicip dengan menggigit sedikit dan rasanya ... Wow ... Lebih tidak enak dari jengkol buatku. Ditambah aromanya yang jauh lebih menyengat berkali-kali lipat. Si Jaling ini masuk daftar lalapan yang belum cocok mampir di lidahku. Tapi terlepas dari itu, aku selalu senang bertemu makanan khas yang jar...

Curug Cikuluwung, Wisata Baru di Bogor yang Ngeri-ngeri Sedap!

Ngadem ngapa ngadem. Diem-diem bae hehehe Bumi sejenak menawarkan hangatnya matahari dan birunya langit dalam beberapa hari. Aaaahhh, enaknya sih ke tempat yang adem-adem. Apalagi di Bogor Barat, tempat wisata alamnya banyak gituuuhhh. Kebetulan ada wisata baru, saya bersama Muty pun menyempatkan diri untuk berwisata ke sana. Nama wisatanya adalah Curug Cikuluwung. Kalau biasanya saya akan berkisah dari berangkat sampai pulang tentang perjalanan wisata yang baru saja dilakukan, kali ini saya cuma akan jawab pertanyaan saja. Pertanyaan yang setelah saya renungkan di tengah kamar yang berantakan mengenai informasi apa yang sekiranya dibutuhkan pembaca. To the point edition . Oke, kita mulai saja ya? Apa keistimewaan Curug Cikuluwung? Dok.pribadi Setelah beberapa kali mengunjungi fenomena air terjun di Bogor mulai dari curug yang katanya ‘ngumpet’ tapi ternyata nggak ngumpet sama sekali sampai curug yang betul-betul butuh perjuangan untuk mencapainya, buat say...

Desa Wisata Malasari Suguhkan Kearifan Lokal Yang ‘Juara Pisan’

Bermula dari rasa penasaran yang digadang-gadang bersumber dari beberapa artikel di internet soal keberadaan Kampung Tokyo di pedalaman Bogor, saya mengajak Aulia bergegas memastikan sekaligus berlibur menuju lokasi. Berhubung lokasinya sama-sama di Bogor Barat (parah banget, saya orang Bogor Barat baru tahu ada Kampung Tokyo di pedalaman Bogor Barat), hal ini tentu mempermudah bayangan kami soal rute menuju lokasi. Cibeber menjadi titik temu kami dan akhirnya memulai perjalanan pukul 08 pagi. Pagi itu cerah sekali, cuaca mendukung perjalanan kami yang dipenuhi api semangat. Berbekal makanan dan pakaian ganti, dengan percaya diri kami menyusuri jalan menuju Desa Wisata Malasari. Yup! Kampung tokyo atau Dusun Malani terletak di Desa Wisata Malasari sekaligus masuk ke area Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Sebelum masuk ke area Taman Nasional Gunung Halimun, kita akan melewati daerah Nanggung terlebih dulu. Petunjuk menuju Desa Wisata Malasari terbilang jelas, kita ha...