Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label pecintakopi

Kopi Gayo, Semacam Aroma yang Bisa Menghibur

Kopi Gayo. Pertama kali mencicipi kopi yang satu ini karena kiriman dari Ainun, seorang kawan yang keluarganya memiliki perkebunan kopi di Takengon, Aceh. Aku yang saat itu baru mengenal kopi sangat antusias dan penasaran dengan rasa kopi yang sangat tersohor ini. Kata orang-orang, Kopi Gayo adalah salah satu kopi Arabika terbaik di dunia. 100% Arabika, tertulis jelas di kemasannya. Semacam aroma yang bisa menghibur, segaris senyum melengkung sebagai  kesan pertamaku saat pertama kali menyeduh kopi ini. Belum diseduh saja aromanya begitu harum dan khas, ketika air panas mulai dituang ke dalam cangkir, aroma itu semakin unjuk gigi. Dan aku, dibuat terpesona. Tak lama, kuseruput pelan-pelan lalu lidah mulai mengecap kesan pertama, bahwa kopi arabika ini memang mempesona cita rasa asamnya. Pait sedikit, asamnya lebih dominan. Warnanya juga ciamik. Dokpri Tak heran kalau Kopi Gayo jadi salah satu yang termahsyur di dunia. Lebih Mansyur dari Mansyur S. malah. Kopi ini suda...

Curug Ciparay dan Harta Karun Kopi Ciputri (Part II)

Belajar tentang kopi bagiku bukan soal gaya-gayaan atau ikut-ikutan tren. Lebih dari itu, bagiku mempelajari mutiara hitam dari Ethiopia ini merupakan upaya untuk memahami sesuatu, atau mungkin ... seseorang. Setelah ‘turun gunung’ dan sampai di pemukiman warga, kami berhasil menemukan Pak Abeng karena diantar oleh salah seorang penjaga loket masuk yang baik sekali. “Pak ieu aya tamu nu neangan (pak ini ada tamu yang nyariin).” Teriak si akang penjaga loket ke Pak Abeng yang rupanya sedang mengecat rumah di lantai atas. “Makasih ya kang udah dianterin hehehe.” “Ia teh saya balik lagi ke sana ya.” Tak lama Pak Abeng atau yang dikenal juga dengan Pak Anda turun dengan tangan yang dipenuhi cipratan cat berwarna kuning. Terangnya, ia sedang membangun homestay untuk pengunjung di lantai atas. Seorang nenek tua kemudian ikut keluar dari rumah kayunya untuk menyalami kami berdua dengan senyuman yang hangat. Memakai baju tradisional dan rambut yang tergulung rapi, tib...