Selama 9 bulan pedampingan program ke sekolah di Lampung, salah satu program yang didorong adalah mengintervensi sekolah untuk memanfaatkan lahan kosong sebagai warung hidup sehingga hasilnya nanti bisa dimanfaatkan untuk warga sekolah. Selain itu warung hidup ini juga bisa menjadi tempat belajar anak-anak untuk mencintai lingkungan. Di 6 sekolah mitra semuanya punya warung hidup pada akhirnya, namun ada satu sekolah yang punya cerita unik dalam membuat warung hidupnya yaitu SDN 01 Tanjungan di Kecamatan Katibung Lampung Selatan. Suatu siang di bulan Desember 2019, saya dan Une (partner pendampingan) mengunjungi SDN 01 Tanjungan untuk melaksanakan kegiatan pendampingan seperti biasanya. Kami memang biasa berkeliling kelas melihat kondisi kelas juga ngobrol dengan anak-anak. Tibalah di kelas 6 yang riuh sekali waktu itu. Sebelum masuk kelas, perhatianku tercuri oleh beberapa pot tanaman hias yang cukup besar berjajar rapi di depan dan samping kelas. Namun bukan tanaman hiasnya...
Perjalanan kaki, perjalanan hati dan perjalanan opini.