Langsung ke konten utama

[Adv] Pecah! Lapis Bogor Sangkuriang Buat Gebrakan Baru Lewat Varian Pisang Cokelat


Lapis Bogor Sangkuriang (LBS) memang seolah telah menjadi maskot oleh-oleh khas Bogor yang berhasil mencuri hati siapapun yang mencicipinya. Tak terkecuali saya, warga Bogor asli yang jatuh cinta dengan oleh-oleh khas di Kotanya sendiri. Saat-saat di mana saya harus bersyukur karena lebih beruntung dari para wisatawan yang hanya bisa menikmati Lapis Bogor Sangkuriang saat berkunjung ke Bogor.

Baru-baru ini, tepatnya hari Sabtu 23 Desember 2017, Lapis Bogor Sangkuriang baru saja membuat gebrakan baru dengan me-launching varian Pisang Cokelat di Botani Square Bogor. Sebagai seorang Lapis Mania, saya tentu excited dengan kabar ini. Dan lebih excited lagi karena saya hadir sebagai undangan dari Lapis Bogor Sangkuriang atas nama Komunitas Blogger Bogor bersama 9 teman lainnya.

Pukul 11 siang saya sudah stand by di lokasi, tepatnya di Food Court Area Botani Square. Acara sudah dimulai dari satu jam yang lalu. Saya pun memecah kerumunan yang telah mengelilingi area panggung acara Lapis Bogor Sangkuriang. First Impression saya terhadap acara ini adalah perasaan berdecak kagum dan mulai mengoceh dalam hati “Gilak! Launching varian baru aja sampe segini meriahnya. Keren Lapis Bogor Sangkuriang!”

Dok. pribadi
Dok. pribadi

Dok. pribadi
Dok. pribadi
Terlihat sepasang host keceh dengan lihai membawakan acara dari atas panggung. Di sisi lain, stand LBS ramai diburu pembeli karena menawarkan promo Buy 1 get 1. Tercatat, sekitar 4000 box Lapis Bogor Sangkuriang habis hanya dalam hitungan jam. Sedang ibu-ibu peserta lomba Platting Dessert  LBS varian Pisang Cokelat mulai sibuk berkreasi bersama si LBS Piscok. Juri Platting Dessertnya  aja nggak tanggung-tanggung lho sahabat. LBS mendatangkan langsung para koki handal dari Indonesian Chef Association (ICA) Bogor sebagai jurinya. Wow!

Dok. pribadi
Dok. pribadi
Dok. pribadi


Dok. pribadi

Untuk memeriahkan acara, Grand Launching Lapis Bogor Sangkuriang juga mengadakan lomba lomba foto selfie dan Photo and Video Contest. Objeknya tentu hasil kreasi LBS Dessert yang telah dibuat oleh para peserta Platting Desert. Mau tau hasilnya platting dessertnya? Cantik-cantik pisan euy!

Dok. pribadi
Dok. pribadi
Dok. pribadi
Dok. pribadi
Dok. pribadi
Dok. pribadi


Dok. pribadi


Dok. pribadi
Selain mengundang para Chef handal dari ICA, Lapis Bogor Sangkuriang juga merangkul berbagai kalangan dalam acara launching varian baru tersebut, mulai dari lembaga Generasi Pariwisata Indonesia (Genpi) Bogor, Satuan ibu-ibu PKK Kota Bogor, Komunitas Blogger Bogor, Komunitas Vlogger/Youtuber Bogor hingga Walikota kita tercinta Kang Bima Arya lho.


Dok. pribadi


Dok. pribadi

Di sela-sela acara, Kang Bima bersama sang Istri memecah kerumunan dan langsung mencuri perhatian seluruh pengunjung yang hadir, termasuk saya pastinya. Setelah istirahat sebentar, Kang Bima dipersilahkan untuk naik ke atas panggung dan meresmikan varian Pisang Cokelat sebagai varian baru Lapis Bogor Sangkuriang bersama Pak Syafei (General Manager LBS), perwakilan ICA dan Genpi Bogor.


Dok. pribadi


Dok. pribadi
Dok. pribadi
“Cita rasa Pisang Cokelat adalah favorit saya, semoga ini bisa jadi trendmark ikon baru yang dicari oleh seluruh warga yang dateng ke Kota Bogor.” Ujar Kang Bima selepas riuhnya tepuk tangan para pengunjung.

Bukan hanya di atas panggung, acara utama dilanjutkan dengan press conference untuk membahas mengenai varian baru Pisang Cokelat dengan pengunjung yang hadir baik dari kalangan komunitas maupun media massa.


Dok. pribadi


Dok. pribadi


Dok. pribadi
“Saya paling suka itu emang pisang cokelat, roti apapun pasti pisang cokelat. Pisangnya itu mungkin tadi katanya dibuat dari pisang terbaik ya. Jadi enak banget!” Tambah Kang Bima mengomentari rasa varian Pisang Cokelat.

So, itu komentar Walikota Bogor Kang Bima Arya soal varian Piscok. Bagaimana soal varian LBS Piscok di lidah saya pribadi?

Testimoni Varian LBS Pisang Cokelat


Sumber : @lapisbogor
Sebagai seorang Lapis Mania, saya sudah pernah mencoba semua varian Lapis Bogor Sangkuriang mulai dari varian Original Keju, Original Extra Keju, Strawberry Keju, Teh Hijau Keju, Brownies Keju, Chocovila Keju sampai Full Talas Keju. Semuanya enak, tapi favorit saya adalah Original Extra Keju dan Brownies Keju. Nendang pisan!

Hadirlah varian Pisang Cokelat sebagai rasa baru di penghujung tahun 2017. Ini adalah sebuah penyegaran. Terlebih buah pisang akhir-akhir ini memang tengah naik daun dan melimpah di mana-mana.


Dok. pribadi
Dok. pribadi
Dok. pribadi
For the first thing, Packaging varian Pisang Cokelat yang pertama menarik perhatian saya. Kemasannya agak berbeda dengan varian lainnya yang rata-rata punya desain yang sama dan hanya berbeda warna. Tapi varian pisang cokelat, punya kemasan desainnya yang baru, simple, fresh dan sangat eye catching dengan warna kuning cerahnya yang dominan. Kualitas kertas/kardus dari kemasannya pun bagus dan glowing. Kemasan yang sungguh mudah mencuri perhatian pada pandangan pertama.


Dok. pribadi


Dok. pribadi
Selanjutnya pasti soal rasa. Seperti biasa, kelembutan Lapis Bogor Sangkuriang memang tak perlu diragukan lagi. Beberapa kali saya mencoba beragam merk Lapis Bogor di Kota Hujan, namun LBS sejauh ini masih yang paling lembut dan paling yahut. Dan yang brilliant dari Oleh-oleh khas Bogor ini adalah takaran manis yang menurut saya pas (banget). Kalau biasanya makan kue beberapa potong saja sudah agak pusing karena kemanisan, makan beberapa varian Pisang Cokelat sama sekali nggak bikin pusing, paling kenyang, hehehe.

Rasa pisangnya? Pastinya terasa. Di bagian yang berwarna kuning, terlihat noda cokelat khas pisang menyatu dengan lembut bersama tepung talas yang khas. Ini membuktikan kalau LBS Piscok menggunakan buah pisang asli sebagai bahan bakunya, bukan perasa makanan. Dan ini yang paling saya suka, yaitu adanya custard pisang di bagian atasnya disertai parutan keju yang aduhai. Kalau biasanya varian lain menggunakan cream, yang satu ini pakai custard pisang. Jangan tanya enaknya seperti apa, soft dan creamy banget. Apalagi kalau LBS Piscok udah masuk ke kulkas, Custard-nya itu lho, melting banget sama gurihnya keju dan lembutnya tepung talas. Nagiiihhh!!!

Namun menurut saya lebih enak lagi kalau bagian tengah juga dilapisi custard sehingga lebih melt dengan lapisan cokelatnya. But, over all oke banget kok! Rasanya yang enak juga didukung oleh harganya yang nggak bikin sesak. Cuma Rp. 29.000 per boxnya! Saya rasa Lapis Bogor Sangkuriang masih jadi oleh-oleh eksklusif lapis talas khas Bogor berkualitas sekaligus terjangkau sampai saat ini.

Fix deh kalau kuliner Bogor terbaru yang satu ini bakal jadi salah satu favorit saya. Apalagi sekarang store Lapis Bogor Sangkuriang sudah menyebar di mana-mana sehingga memudahkan konsumen untuk menjangkaunya. Memudahkan kamu, aku, dan orang tua kita yang akan menjadi besan hihihi #apasih

Nah, ini dia daftar store resmi LBS yang tersebar di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor :

1. Store LBS Puncak
Jl. Raya Puncak Cibogo II Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor 16770

2. Store LBS Padjajaran
Jl. Padjajaran No.20i Komplek Ruko Perkantoran Bantar Kemang, Bogor

3. Store LBS Stasiun Bogor
Jl. Nyi Raja Permas No.1

4. Store LBS Dramaga

Jl. Raya Dramaga No. 21, Ciherang, Dramaga, Bogor, Jawa Barat

5. Store LBS Jalan Baru
Jl. KH. Soleh Iskandar Raya No. 18C

6. Store LBS Cibinong
Jl. Raya Bogor Jakarta Komplek Ruko Galaxy No. 2B

Layanan pelanggan :
Call. 1500-262 (Free Delivery)
WA. 0811-1500-262 (no call & SMS)
Line. @lapisbogor (pakai @)
Website.lapisbogor.co.id

Yuk borong segera Lapis Bogor Sangkuriang 'Pertama dan Terbesar' di store terdekatmu. Karena harus Bangga Beli Yang Asli!

Komentar

  1. Kayaknya cuma saya yang salah baca "nendang pisan!" jadi "nendang pisang!" Wkwkwk...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bayang2 pisang sepertinya masih menghantuimu mbak 😂

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Curug Cikuluwung, Wisata Baru di Bogor yang Ngeri-ngeri Sedap!

Ngadem ngapa ngadem. Diem-diem bae hehehe Bumi sejenak menawarkan hangatnya matahari dan birunya langit dalam beberapa hari. Aaaahhh, enaknya sih ke tempat yang adem-adem. Apalagi di Bogor Barat, tempat wisata alamnya banyak gituuuhhh. Kebetulan ada wisata baru, saya bersama Muty pun menyempatkan diri untuk berwisata ke sana. Nama wisatanya adalah Curug Cikuluwung.
Kalau biasanya saya akan berkisah dari berangkat sampai pulang tentang perjalanan wisata yang baru saja dilakukan, kali ini saya cuma akan jawab pertanyaan saja. Pertanyaan yang setelah saya renungkan di tengah kamar yang berantakan mengenai informasi apa yang sekiranya dibutuhkan pembaca. To the point edition. Oke, kita mulai saja ya?
Apa keistimewaan Curug Cikuluwung?
Setelah beberapa kali mengunjungi fenomena air terjun di Bogor mulai dari curug yang katanya ‘ngumpet’ tapi ternyata nggak ngumpet sama sekali sampai curug yang betul-betul butuh perjuangan untuk mencapainya, buat saya Curug Cikuluwung cukup istimewa karena loka…

Wisata Ranggon Hills, Surganya Spot Instagramable di Kota Bogor

Wisata Bogor memang nggak ada matinya!
Beda manusia, beda pula caranya berbahagia. Termasuk bahagia dengan cara berswafoto di lokasi yang dianggap instagramable sehingga bisa mempercantik feed social media khususnya instajram, eh instagram maksudnya. Hal ini menyebabkan wisata yang konon instagramable ramai diserbu masyarakat belakangan ini.

Go to the main topic. Saya ingin memperkenalkan kepada sahabat (yang belum tahu) sebuah tempat wisata baru bernama Ranggon Hills, magnet wisata Bogor terbaru di kawasan wisata Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS)  Kabupaten Bogor. Salah satu wisata asyik yang menawarkan sensasi berfoto dari atas ketinggian.
Sejujurnya, saya sudah tiga kali ke Ranggon Hills, namun baru kali ketiga pergi dengan cuaca yang sangat cerah. Bersama dua saudara perempuan saya dari Jakarta yang sedang berlibur di Bogor, Aida dan Santi, kami bertiga berangkat pukul enam pagi dari rumah saya di Desa Cibening Kecamatan Pamijahan (sekitar 10 Km menuju wisata Ranggon Hills)…

Seenak Apa Sih Makanan Korea???

Annyeong Haseyo???  Mugi-mugi daramang sadayana. Hehehe :D

Huuuhhh nyoba-nyoba kuliner luar negeri memang agak tricky ya teman-teman, apalagi kita yang notabene dari kecil dicekokin makanan Indonesia khususnya makanan Sunda. Nasi liwet, lalab, sayur asem sama ikan asin udah akrab banget di lidah. Tapi kali ini lidah saya harus dibawa keluar zona nyamannya sebagai LISA (Lidah Sunda Asli) dengan mencoba makanan Korea. Sebenarnya ini bukan pertama kali makan makanan Korea, tapi yasudahlah, tak ada kata terlambat untuk menuliskan sesuatu. Akhirnya saya pergi ke Mujigae bersama Sisca, Raster dan Robi, salah satu restoran makanan Korea terfavorit di Jabodetabek.
Sebenarnya keinginan berburu makanan Korea tak lepas dari seringnya saya nonton film Korea akhir-akhir ini, film yang saya dapat dari Sisca, teman kuliah yang dengan senang hati mentransfer sampai puluhan film Korea sekali pertemuan. Sering adanya adegan makan di dalam film mau nggak mau mengenalkan kita akan makanan khas negara ginse…