Selain destinasi, makanan, harga, suhu udara, dan kenangan, kita semua tahu bahwa traveling juga bicara soal orang-orang. Pak Teguh Sudarisman belum tentu bisa mencium udara segar di Surga Baru Sisi Barat Bromo kalau tidak diantar oleh Pak Mul dan Pak Kliwon. Atau saya dan Sinta bisa saja menyerah menembus jalan berbatu di tengah hutan Sumatera menuju Pantai Gigi Hiu kalau tidak bertemu dengan Ridho, Rio dan Azkia. Sebagian orang-orang yang ditemui ketika traveling seringkali meninggalkan kesan tersendiri di dalam benak. Sayang kan Kalau hubungan selesai sampai sesi jabat tangan perpisahan saat hendak pulang atau melanjutkan perjalanan? Karena siapa tahu kita akan kembali ke kota yang sama atau mereka berniat melancong ke kota kita? Nah, biar hubungan pertemanan tetap awet dalam jangka panjang, sahabat bisa ikutin 3 cara berikut ini. Kalau mau menambahkan, sok mangga tuliskan saja di kolom komentar. Ya ya ya? Check this out! 1. Keep in Contact smeaker.com ...
Perjalanan kaki, perjalanan hati dan perjalanan opini.